Tampilkan postingan dengan label WordPress. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WordPress. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Januari 2011

Belajar Wordpress di IdTutorial yuk!

idtutorial Wordpress merupakan platform blog yang populer di samping blogger, menguasai seluk beluk wordpress merupakan hal yang dirasa cukup penting. Oleh karenanya, belajar wordpress bersama kang Rohman yuk di ID Tutorial.

ID Tutorial sebenarrnya sudah ada sejak lama, namun karena satu dan lain hal blog tersebut menjadi terbengkalai dan di lupakan, di tahun yang baru ini kang Rohman tergeliat kembali untuk mengupdate blog tersebut. Mencoba untuk fokus akan satu hal, sepertinya ID tutorial akan di isi dengan Panduan wordpress atau tutorial wordpress.

Demi merangkul banyak pihak, termasuk para pemula, informasi yang akan disuguhkan mulai dari pembelian domain, hosting, instalasi wordpress, cara operasional wordpress, sampai kepada SEO khusus wordpress.

Mudah-mudahan wajah baru dari ID Tutorial dapat menambah perbendaharaan ilmu anda di samping tutorial-tutorial wordpress yang sebelumnya telah ada beredar di Internet.

Selamat berjumpa di ID Tutorial sobat!

Rabu, 29 Desember 2010

Langkah demi Langkah Instalasi Wordpress



Instalasi Wordpress Blog to Your Web Host Akaun
Meskipun pemasangan Wordpress jauh lebih mudah daripada kebanyakan orang menyedari, anda akan menjimatkan banyak frustrasi jika anda luangkan waktu untuk mempersiapkan terlebih dahulu.

Jika anda boleh meng-host beberapa domain dengan syarikat hosting anda, saya menyarankan menggunakan domain yang benar-benar berasingan untuk blog anda. Pada Paling tidak anda akan memerlukan sebuah subdomain.

Pastikan bahawa syarikat web hosting anda menyokong seterusnya program.
  • PHP versi 4.2 atau lebih
  • Versi MySQL versi 4.0 atau lebih
  • Apache modul mod_rewrite
Anda juga harus memiliki program FTP untuk mengupload semacam fail anda. Ini juga akan membolehkan kita untuk menukar keizinan pada fail sebagaimana diperlukan.

Saya sepenuhnya mengesyorkan menggunakan syarikat hosting yang menggunakan Linux berasaskan pelayan. Hal ini mungkin juga akan disenaraikan sebagai Unix atau Apache. Saya tidak menyarankan menggunakan pelayan berasaskan Windows.

Jika anda tidak yakin daripada pelayan yang digunakan oleh syarikat hosting anda, Anda boleh menentukan hal ini dengan melakukan cek header daripada domain anda. Masukkan URL laman anda dan klik submit. Maklumat kembali akan merangkumi pelayan taip.

Jika pelayan anda tidak menyokong atau menyediakan kemudahan yang anda perlukan anda secara berkesan menjalankan perniagaan online anda, anda harus secara serius mempertimbangkan berpindah ke syarikat hosting yang boleh dipercayai yang akan memenuhi semua keperluan perniagaan baik sekarang, dan di masa depan.



Bermula dengan MySQL


Setup database MySQL anda daripada dalam panel kawalan anda, atau dalam beberapa kes, anda akan perlu menghubungi host anda menetapkannya naik. SAVE maklumat berikut:
  • Nama database
  • User Name
  • Password
  • Host Name


Download dan Konfigurasi Wordpress


Download direktori WordPress daripada wordpress.org desktop anda di mana anda boleh dengan mudah menemukan ini. Gambar akan perlu membuka ritsleting agar dapat mengakses fail.

Inside the WordPress folder is a file named wp-config-sample.  Change that file name to wp-config.

Setelah anda men-download dan membuka Wordpress, kita akan perlu untuk membuat beberapa perubahan sebelum meng-upload file.

Di dalam folder Wordpress sebuah fail bernama wp-config-sample. Tukar nama fail wp-config.





Buka fail yang sama yang baru saja anda buat kali terakhir namanya. Dalam fail Anda akan melihat hal berikut:

define ( 'DB_NAME', 'wordpress'); / / Nama database
define ( 'DB_USER', 'username'); / / MySQL username
define ( 'DB_PASSWORD', 'password'); / / ... dan password
define ( 'DB_HOST', 'localhost'); / / 99% kesempatan anda tidak perlu menukar nilai ini

Kami akan menukar beberapa maklumat ini untuk menyertakan anda pangkalan data maklumat.



Masukkan Maklumat Database MySQL


Bila anda dahulu menyiapkan database MySQL anda akan memiliki diberikan dengan maklumat berikut:
  • Nama database
  • Database MySQL username
  • Password database
  • Database host (dalam beberapa kes)
Kita perlu untuk menukar maklumat dalam wp-config untuk memasukkan maklumat anda. Berikut ini akan menutupi perubahan baris demi baris. Jangan hapus tanda kutip tunggal.
define ( 'DB_NAME', 'wordpress'); / / Nama database

Tukar saiz kawasan yang disorot daripada baris di atas ke aktual nama dari database anda bahawa anda diberikan ketika anda menetapkan database.

define ( 'DB_USER', 'username ') / / MySQL username

Tukar saiz kawasan yang diserlah di atas untuk nama pengguna anda diberikan bila anda menetapkan database.

define ( 'DB_PASSWORD', 'laluan'); / / ... Dan password

Tukar saiz kawasan yang disorot daripada baris di atas ke password Anda diberikan bila anda menetapkan database.

define ( 'DB_HOST', 'localhost'); / / Kesempatan anda tidak perlu berubah.

Jika anda diberi maklumat untuk database host, anda akan mungkin perlu mengubah saiz kawasan yang disorot daripada baris di atas ke data yang diberikan ketika anda menetapkan database. Jika anda tidak memberikan maklumat ini sangat mungkin anda dapat meninggalkan set ke localhost.
Setelah anda menyelesaikan di atas, SAVE perubahan yang sudah anda dibuat.



Upload File Wordpress

 

Menggunakan program FTP, upload semua fail dari dalam Wordpress folder. Anda akan meng-upload file ini ke direktori yang anda sebelumnya telah dipilih untuk blog anda. Hanya upload fail DI WordPress folder. JANGAN meng-upload folder itu sendiri.

Saya pribadi menggunakan WS_FTP Pro. Namun, itu bukan program bebas. Jika anda perlu program FTP tersedia tanpa kos, anda mungkin ingin mempertimbangkan FileZilla.



Memulai Instalasi Wordpress

 

Untuk memulakan pemasangan WordPress, anda akan perlu untuk menjalankan Wordpress script pemasangan dengan mengakses wp-admin/install.php fail daripada tetingkap pelayar anda.

Run WordPress Install Command

Contoh: http://www.madeupsite.com/wp-admin/install.php

Di address bar dari tetingkap pelayar anda, masukkan URL domain atau subdomain di mana anda meng-upload file ke Wordpress, diikuti oleh: wp-admin/install.php

Tetingkap baru akan terbuka. Klik Langkah Pertama >>


WordPress Screenshot of First Step


Ketika anda mengklik Langkah Pertama link, tetingkap baru yang lain akan terbuka.
  1. Masukkan nama yang telah anda pilih untuk blog anda.
     
  2. Masukkan email alamat dan double check it sebelum meneruskan.
     
  3. Letakkan tanda centang pada kotak untuk saya mahu blog saya muncul dalam carian   enjin seperti Google dan Technorati. (Hal ini penting!)
     
  4. Klik "Teruskan ke Langkah Kedua".

WordPress Screenshot of Second Step


Sekali anda telah mengikuti penggunaan pada masing-masing tetingkap baru, anda blog akan dibuat secara automatik untuk anda. Pastikan anda menyimpan nama pengguna dan kata laluan yang disediakan.

Itu sahaja untuk instalasi Wordpress asas. Anda siap untuk log in!

Untuk bantuan tambahan, lihat Bermula dengan Wordpress di halaman Wordpress. Anda akan menemukan berbagai artikel menjawab soalan yang sering diajukan.

Anda sekarang siap untuk beralih ke tutorial berikutnya. Secara lalai, Wordpress menggunakan URL web dinamik yang boleh menghalang beberapa carian anda optimisasi mesin usaha. Tantangan ini boleh dengan mudah diatasi dengan mencipta SEO Wordpress Friendly URL. Perubahan sederhana ini akan membantu Anda mengembangkan sebuah blog bahawa orang akan menemukan di search engine!

Rabu, 28 Juli 2010

Pasang Tombol Facebook Like di Wordpress

tombol facebook like Seperti janji kemaren pada posting Pasang Tombol Facebook Like di blogger bahwa akan di bahas juga tentang bagaimana cara  Pasang Tombol Facebook Like di wordpress. Namun, perlu di jelaskan bahwa tips berikut berlaku untuk yang menggunakan wordpress.org (self hosted) bukan untuk wordpress.com (wordpress gratis).

 

Untuk memasang Tombol facebook like di wordpress terbilang mudah, yang penting anda tidak sangat buta dengan kode HTML atau PHP. Hal pertama adalah dimana anda akan meletakkan tombol facebook like tersebut, di bawah posting, diatas posting, di home page, atau hanya di single post?

 

Kode Tombol Facebook Like

Agar tidak terlalu pusing dalam mencari kode tombol  facebook like untuk wordpress, kode berikut bisa saja anda gunakan :

 

<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=<?php the_permalink() ?>&amp;action=like&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" allowTransparency="true" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px;"></iframe>


 



Sekilas tentang Struktur Theme Wordpress



Perlu di ketahui bahwa struktur template blogger dengan template wordpress (theme) sangatlah berbeda. Template blogger, struktur templatenya satu file, sedangkan wordpress theme terbagi didalam beberapa file, namun tentu saja antara file yang satu dengan yang lainnya saling berhubungan.



Umumnya, file untuk mengatur tampilan halaman depan (homepage) dinamakan dengan file index.php, halaman single post dinamakan file single.php, dan halaman static pages dinamakan page.php, dan file-file yang lainnya. Namun, itu adalah secara umum, untuk theme-theme premium, kang rohman menemukan ada penamaan file yang berbeda.



 



Cara pasang tombol Facebook Like di postingan wordpress



Sebagai pengetahuan dasar, kode posting di wordpress adalah seperti ini ;



 



<?php the_content(); ?>



 



Namun, tentu pada theme yang anda gunakan mungkin akan sedikit berbeda, sebagai contoh pada theme default wordpress, pada bagian index.php nya memuat kode seperti berikut :



 



<?php the_content('Read the rest of this entry &raquo;'); ?>



 



Dapat di lihat, bahwa kode dasarnya tetap sama, hanya ada penambahan “'Read the rest of this entry &raquo;” saja.



 



Sebagai contoh, berikut adalah cara pemasangan tombol facebook like dengan menggunakan theme default wordpress. Tombol yang di harapkan muncul adalah hanya pada akhir posting saja (single post). Tips : praktekan langkah berikut pada blog percobaan anda, jangan langsung pada blog utama, ini untuk mengurangi resiko jika melakukan kesalahan, atau jika langsung pada blog utama anda, jangan lupa untuk selalu melakukan backup terlebih dahulu sebelum melakukan pengeditan.



 




  1. Silahkan login ke blog anda.


  2. Tuju bagian AppereanceEditor.

    appereance




  3. Alihkan perhatian ke sebelah kanan monitor, klik file single.php , Tunggu beberapa saat sampai loading selesai.

    single post




  4. Copy lalu paste kode berikut di bawah / diatas kode <?php the_content('<p class="serif">Read the rest of this entry &raquo;</p>'); ?>

     



    <iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=<?php the_permalink() ?>&amp;action=like&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;font=arial&amp;colorscheme=light" allowTransparency="true" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:25px;"></iframe>

    single post code


  5. Klik tombol Update File. Tunggu sampai proses selesai.


  6. Silahkan buka blog anda, klik pada judul posting, atau read more.


  7. Tuju bagian akhir posting, dan seharusnya tombol facebook like harus sudah ada.

    facebook-like




  8. Selesai.



Contoh diatas adalah untuk single post. Jika mau di pasang bagian homepage tinggal di masukin di file index.php. untuk static pages di file page.php.



 



Semoga bermanfaat.

Kamis, 21 Januari 2010

Cara Ganti Theme pada Offline Wordpress

WordPress icon Masih dalam seri belajar wordpress secara offline, sebelumnya telah ditulis bagaimana Cara Install WampServer serta Install Wordpress Secara Offline. Nah, sekarang akan di tulis bagaimana Cara Ganti Theme pada Offline Wordpress.

Jika anda sebelumnya telah mempunyai blog dengan mesin wordpress dan ingin mengganti dengan theme favorit anda, alangkah baiknya tidak secara langsung menguploadnya ke web hosting, namun sebaiknya anda melakukan testing terlebih dahulu secara offline pada wordpress localhost. Langkah ini untuk menghindari kerusakan terhadap blog anda yang diakibatkan dari tidak kompatibel nya wordpress theme favorit anda dengan versi wordpress yang anda pakai. Langkah inipun untuk mengurangi ketidak nyamanan pengunjung anda ketika anda mengganti theme yang masih di edit.

Berikut langkah-langkah ganti theme pada offline wordpress :

 

Download Wordpress Theme

Silahkan download terlebih dahulu wordpress theme favorit anda, namun sebagai contoh kang Rohman akan menggunakan Cordobo green park 2, silahkan download terlebih dahulu di sini.

File yang anda download masih dalam bentuk file zip, oleh karena itu ekstraklah terlebih dahulu file tersebut dengan menggunakan software ekstraktor seperi winzip atau winrar, atau bisa juga secara online di http://wobzip.org.

ekstrak cordobo

Silahkan Jalankan Windows explorer anda lalu buka directory C:\wamp\www\wordpress\wp-content\themes ( ingat bahwa sebelumnya anda telah menginstall WampServer), copy lalu paste folder theme Cordobo green park 2 ke dalam directory tersebut.

copy wordpress theme

 

Aktifkan Theme

Silahkan jalankan WampServer, klik icon WampServer yang ada di system tray lalu pilih “Start All Service

start all service

Buka browser internet anda, lalu ketik http://localhost/wordpress/ pada address bar, dan tampilan blog local anda akan seperti ini :

my blog

Klik Log in untuk melakukan login ke blog local anda atau bisa juga langsung mengetikan http://localhost/wordpress/wp-login.php pada address bar, lalu silahkan login dengan username serta password anda.

  Sesudah berada di dashboard blog, Klik menu Appearance ( disebelah kiri ), lalu klik Themes.

pili -theme

  Klik pada Active untuk theme “Cordobo Green Park 2”. Untuk melihat hasilnya, silahkan klik “Visit Site” yang ada di sebelah kiri atas, dan seharusnya tampilannya akan seperti ini :

cordobo

  Selesai.

 

Dengan cara diatas, tentunya anda dapat melakukan testing terhadap theme tersebut untuk selanjutnya bisa di upload ke webhosting jika sudah terbukti kompatibel. selain itu andapun bisa mengedit theme tersebut sepuas hati tanpa harus ketakutan timbul kerusakan karena memang masih dikomputer anda dan belum online di internet.

Punya saran untuk artikel ini? silahkan komentar.

Senin, 18 Januari 2010

Install Wordpress Secara Offline

Icon-WorldPress Pada posting sebelumnya telah ditulis bagaimana cara Install WampServer pada komputer, dan pada kesempatan ini Kolom Tutorial mencoba membahas cara Install Wordpress dengan menggunakan WampServer atau cara seperti ini sering juga di sebut sebagai Install Wordpress secara offline.

Perlu diperjelas bahwa yang kita ulas bukanlah Wordpress.com namun Wordpress.org atau Mesin Wordpress yang bisa di install pada hosting sendiri. Berikut langkah-langkah instalasi wordpress dengan menggunakan localhost.

 

Download  Wordpress

 Silahkan download wordpress terbaru di Wordpress.org (saat ini wordpress versi  2.9.1), disarankan file yang didownload adalah yang .zip

Setelah di download, silahkan Ekstrak file tersebut terlebih dahulu dengan software ekstraktor seperti Winzip atau Winrar atau juga bisa secara online di http://wobzip.org.

ekstrak wordpress

Bukalah Folder Wordpress yang ada, lalu cari file dengan nama : wp-config-sample.php

Klik kanan pada file wp-config-sample.php, kemudian open with notepad.

 

open with notepad

  Maka akan terlihat sederetan kode PHP, yang diantaranya ada seperti ini :

 

/** The name of the database for WordPress */
define('DB_NAME', 'putyourdbnamehere');

/** MySQL database username */

define('DB_USER', 'usernamehere');

/** MySQL database password */

define('DB_PASSWORD', 'yourpasswordhere');

/** MySQL hostname */

define('DB_HOST', 'localhost');

 


Ubahlah kode yang berwarna merah 

  *  putyourdbnamehere : Ganti apa saja, namun sesuai dengan data basename. Contoh : wordpress



  *  usernamehere : Ganti saja dengan root



  *  yourpasswordhere : dikosongkan saja.





  Maka contoh kode yang telah di ubah adalah seperti ini :



 



/** The name of the database for WordPress */
define('DB_NAME', 'wordpress');

/** MySQL database username */

define('DB_USER', 'root');

/** MySQL database password */

define('DB_PASSWORD', '');

/** MySQL hostname */

define('DB_HOST', 'localhost');

 



  Lalu kemudian “Save ”, dan tutuplah jendela notepad yang untuk mengedit kode tadi.



  Kembali lagi ke Folder Wordpress, lakukan rename pada file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php ( ini harus dilakukan )



wp-config



  Langkah pertama telah selesai.



 



 Membuat Database pada  WampServer



Silahkan jalankan Software WampServer yang telah anda install sebelumnya.



Lihat ke system tray ( sebelah kanan bawah monitor ), klik pada icon wampserver lalu  pilih “phpmyadmin” untuk membuat database.



phpmyadmin



 



  Pada Create New Database, ketik nama database, misal wordpress, karena tadi kita telah membuat nama tersebut pada file wp-config.php. Lalu klik tombol “Create”.





create database



Setelah muncul tulisan Database wordpress has been created, berarti database telah selesai di buat.



Silahkan saja di tutup browser internetnya jika anda mau.



 



Install Wordpress pada WampServer



Siapkan folder Wordpress yang file wp-config.php telah di setting seperti keterangan diatas.



Silahkan buka Windows explorer anda, buka directory C:\wamp\www, lalu copy paste folder wordpress pada directory tersebut.



wamp directory .



Alihkan perhatian anda ke system tray di sebelah kanan bawah, klik icon WampServer lalu klik Localhost dan secara otomatis akan membuka browser internet.



localhost



Alihkan perhatian ke sebelah kiri bawah, lalu klik  Wordpress dan proses install akan di mulai.



wordpress



Isilah form yang ada, lalu klik tombol Install Wordpress.



install-wordpress



Anda akan diberikan User Name serta Password sementara blog anda, lalu klik tombol login. Silahkan login dengan username serta password yang di berikan.



login



Silahkan rasakan sensasi wordpress yang tersohor itu.







Selesai.



 



Dengan terinstall wordpress secara offline di komputer anda, tentunya anda akan lebih leluasa bereksperimen sehingga proses belajar anda terhadap mesin ini akan lebih leluasa.



Artikel ini terlihat panjang dan rumit, namun jika telah paham anda hanya memerlukan waktu kurang dari 5 menit untuk menginstall wordpress pada WampServer.



 



Punya opini tentang artikel ini, monggo komentar saja!

Senin, 11 Januari 2010

Penempatan dan Modifikasi Tag h1: Contoh Kasus

Tag h1 merupakan tingkat heading tertinggi dari sebuah halaman weblog. Oleh karenanya tag h1 ini 'sering' menjadi pertimbangan penting dalam hal penempatannya. Apalagi ada 'anggapan' bahwa tag h1 ini terkait dengan SEO atau juga SERP, diluar perdebatan yang ada.

Secara default, template bawaan Blogger.com, seperti minima, tag h1 adalah judul blog, tag h2 adalah tanggal (date) dan tag h3 adalah judul postingan. Sedangkan theme default WordPress, tag h1 adalah judul blog dan tag h2 adalah judul postingan. Dua contoh kasus theme atau template bawaan dua mesin ini penempatan tag h1 nya sama antara halaman index dan halaman postingan atau 'single page' (pada WP).

Ada dua contoh kasus menarik menurut saya untuk diangkat disini, terkait penempatan tag h1 dan modifikasinya, baik itu dihalaman index maupun di halaman postingan, yaitu:

  1. Thesis Theme (WordPress), dan
  2. Accessites.org (WordPress)

Disini saya menggunakan fasilitas dari addons firefox Web Developer untuk melihat penempatan heading di halaman dua theme / weblog tersebut. Caranya adalah dengan mengklik dibagian toolbar Information (icon tanda seru) dan kemudian klik View Document Outline dihalaman yang kita ingin teliti.

Penempatan tag h1 Thesis Theme

Thesis Theme merupakan salah satu theme WP yang banyak direkomendasikan dengan berbagai kelebihannya. Bisa dikatakan theme ini adalah theme framework yang sempurna karena fasilitas dan detilnya, termasuk masalah penempatan h1 nya yang berbeda antara halaman index dan postingan.

Bacaan terkait mengenai kelebihan "theme thesis":
  1. Trik Membuat Level Heading Blog WordPress Lebih SEO-friendly
  2. Perkenalan Thesis Theme

1. Pada Halaman Index
tag h1 index thesis theme

Hasil View Document Outline
View Document Outline Thesis Theme

Bila dilihat pada halaman index 'Thesis Theme', penempatan tag h1 adalah pada judul deskripsi blog, lajimnya adalah pada judul blog. Sedangkan judul blognya sendiri menggunakan tag p (paragraph). Dan judul postingan menggunakan tag h2.

2. Pada Halaman Postingan / Artikel


Hasil View Document Outline


Nah disini yang menarik, ketika di halaman postingan, tag h1 yang sebelumnya berada di judul deskripsi blog pada halaman index, kini di halaman postingan tag h1 menjadi di judul postingan. Sedangkan judul deskripsi menjadi tag p.

Hasil dari View Document Outline, h2 [Missing Heading] seperti gambar diatas, tag h2 ini mungkin bisa digunakan sebagai sub judul postingan, sehingga tetap memiliki hirarki heading yang baik.

Modifikasi tag h1 Accessites.org

Untuk situs ini yang menarik adalah dalam hal modifikasi tag h1 pada judul blog.

Situs Accessites dot org terdiri dari para ahli standar web, aksesibilitas, desainer, pengembang web / blog dan pemerhatinya. Mereka mempunyai misi untuk memberikan penghargaan Universal Design Award kepada web yang memenuhi kriteria tertentu. Sekaligus membuktikan bahwa situs web / blog yang aksesibel sebenarnya tidaklah membosankan atau hanya mengedepankan teks saja. (Dani Iswara dot net di Kriteria Universal Design Award dari Accessites.org)

1. Pada Halaman Index
tag-h1-index-accessites-theme

Hasil View Document Outline
tag-h1-index-accessites-theme-WD

Pada halaman index situs Accessites.org ini mungkin terlihat lajim, penempatan tag h1 nya tersebut pada judul blog yang ditutupi image dengan trik css. Tapi di tag h1 tersebut selain judul blog juga ditambahkan judul deskripsi blog. "Accessites.org" adalah judul blognya, dan "The Art of Accessibility" adalah judul deskripsi blognya. Sedangkan tag h2 juga lajim penempatannya yaitu pada judul postingan.

2. Pada Halaman Postingan
tag-h1-postingan-accessites-theme

Hasil View Document Outline
tag-h1-postingan-accessites-theme-WD

Nah yang menarik di situs accessites.org ini ketika dipostingan. tag h1 nya memang tetap di judul blog, tapi yang sebelumnya judul blog di tambah dengan judul deskripsi, maka di postingan ini judul blog ditambah dengan judul postingan (lihat 'view document ouline' diatas). Accessites.org adalah judul blognya dan Law Office of Lainey Feingold adalah judul postingannya. Ini modifikasi yang menarik menurut saya. Untuk tag h2 sama juga yaitu di judul postingan.

Penutup

Demikian dua contoh penempatan dan modifikasi tag h1 yang mungkin bisa dipertimbangkan diterapkan di blog anda. Tapi jangan tanya saya mana yang lebih baik. :)

Untuk pengguna blogger.com, trik modifikasi dapat di pelajari di Trik Tag Heading Judul Postingan Berbeda di Halaman Index dengan di Postingan: Kasus Blogger. Sip thanks.

Selasa, 05 Januari 2010

WordPress 2.9.1 Final Rilis

wordpress Para pengembang wordpress sepertinya tipe para pekerja keras, tekun, ulet dan tidak kenal lelah. Bagaimana tidak? rilis antara versi yang satu dengan versi yang lain hanya dalam hitungan bulan bahkan mungkin dalam hitungan minggu. Rasanya kabar rilis wordpress 2.9 belum genap satu bulan dan sekarang mereka telah rilis wordpress 2.9.1 Final.

 

Hayo siapa berani coba?

 

Download Wordpress 2.9.1

Minggu, 27 Desember 2009

Generator @font-face Mempermudah Custom Font

Kamis, 13 Agustus 2009

Theme WP untuk Kerangka Dasar Desain

Theme Framework

Sabtu, 08 Agustus 2009

Theme WP Telanjang

naked theme WordPress

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More